Lepas dari Jerat Homoseksualitas

Lepas dari Jerat Homoseksualitas | Renungan Harian

Adalah mungkin bagi seseorang untuk mengatasi kecenderungan menyukai sesama jenis, bahkan jika mereka bukan orang Kristen. Tetapi akan tersedia lebih banyak pertolongan bila Anda bersedia datang kepada Yesus Kristus dan menerima kuasa transformasi Roh Kudus! Pada bagian ini, secara singkat akan diberikan langkah-langkah positif yang bisa dilakukan saat berurusan dengan dosa homoseksual.

1. Taat kepada Yesus sebagai Juru Selamat
“Bertobatlah dan hendaklah kamu masing-masing memberi dirimu dibaptis dalam nama Yesus Kristus untuk pengampunan dosamu, maka kamu akan menerima karunia Roh Kudus” (Kisah Para Rasul 2:38).

Ketika seseorang berbalik kepada Tuhan dengan iman yang tulus dan dalam pertobatan, babtisan mereka di dalam Kristus adalah sumber berkat yang besar. Sehingga, Roh Kudus bisa berkarya dan memampukan kita untuk “mematikan perbuatan-perbuatan tubuh”

Saat kita taat dan menyerahkan hidup kita kepada-Nya, maka kita tidak lagi sendiri dalam perjuangan melawan dosa dan godaan ‘daging’. Sebab dengan Roh Tuhan kita bisa menerima kekuatan yang disediakan Kristus!

2. Berjalan dalam Roh
“Maksudku ialah: hiduplah oleh Roh, maka kamu tidak akan menuruti keinginan daging” (Galatia 5:16). Ketika “keinginan daging” berperang melawan percabulan, perzinahan, atau homoseksual, kita hanya dapat mengatasinya dengan “berjalan di dalam Roh”. Lalu bagaimana caranya?

Roma 8 ayat 5 menuliskan, “Sebab mereka yang hidup menurut daging, memikirkan hal-hal yang dari daging; mereka yang hidup menurut Roh, memikirkan hal-hal yang dari Roh.” Atau dengan kata lain saat kita memiliki pikiran-pikiran ‘sampah’, maka dalam waktu singkat kita akan serupa dengan ‘sampah’. Sedangkan mereka yang mengarahkan pikirannya terhadap hal-hal yang diungkapkan Roh, maka akan hidup secara harmonis dengan pewahyuan yang berasal dari firman Tuhan.

Firman Tuhan adalah alat (atau pedang, Efesus 6:17) yang digunakan Roh Kudus untuk mengubah pikiran dan kehidupan mereka yang benar-benar menyerahkan diri untuk diubahkan. Bahkan Yesus, ketika dicobai di padang gurun, memperkatakan Firman Tuhan berulang-ulang dalam perjuangan-Nya melawan nafsu daging (Matius 4:1-11).
Seseorang yang serius berupaya mengatasi homoseksualitasnya harus mengarahkan pikirannya pada Firman Tuhan. Sehingga mereka bisa benar-benar berjalan di dalam Roh dan menerima kekuatan yang hanya disediakan oleh Roh Kudus!

3. Membatasi apa yang masuk ke dalam pikiran
Dalam khotbahnya di gunung, Yesus menyatakan bahwa masalah perzinahan sebenarnya dimulai dari hati atau pikiran (Matius 5:28). Hal yang sama juga berlaku dalam homoseksualitas.

Oleh sebab itu, seseorang yang secara serius dalam upaya mereka mengatasi setiap dosa seksual harus berhati-hati dengan segala hal yang memasuki pikiran mereka. Bila seseorang ingin benar-benar “diubahkan”, hal itu hanya akan terjadi jika pikirannya telah “diperbaharui” (Roma 12:1-2).

Daripada memikirkan hal-hal yang justru melemahkan, seseorang yang berkomitmen mengatasi setiap godaan daging harus mencurahkan pikiran mereka, bacaan mereka, siaran televisi maupun film yang mereka saksikan, menjauh dari segala bentuk pornografi, perzinahan, dan juga percabulan.

4. Selektif dalam pergaulan
“Janganlah kamu sesat: Pergaulan yang buruk merusakkan kebiasaan yang baik” (1 Korintus 13:33). Oleh sebab itu, kita harus sadar akan bahaya dari persahabatan yang salah.

Teman bisa menjadi berkat yang luar biasa, tapi salah memilih teman bisa menjadi bencana! Jauh lebih baik untuk menghindari teman yang dapat membujuk kita kembali ke dalam dosa. Selain itu, hindari lingkungan di mana godaan bisa menjadi sangat besar dan kuat, dalam pergaulan dimana homoseksual berada.

Jangan berikan kesempatan kepada daging untuk tergoda dan memenuhi keinginannya yang melanggar hukum Tuhan! “Tetapi kenakanlah Tuhan Yesus Kristus sebagai perlengkapan senjata terang dan janganlah merawat tubuhmu untuk memuaskan keinginannya” (Roma 13:14).

Anda diberkati dengan artikel ini, yuk share artikel ini di Facebook-mu.

(Photo: Crosswalk.com)